aaWnxJmZI5JY8FKCUvVg7FjFvZvkz69jLNXN7cby

Perdagangan Internasional: Pengertian, Teori, Manfaat, Ciri-ciri, Jenis, Pendorong, Penghambat, Bentuk, Dampak


Pengertian Perdagangan Internasional

1. Huala Adolf

Perdagangan internasional menurut Huala Adolf adalah proses tukar menukar berdasarkan kehendak setiap negara secara sukarela.

2. Setiawan & Lestari (2011:1)

Menjelaskan bahwa perdagangan internasional merupakan aktivitas perdagangan yang dilakukan oleh penduduk dalam suatu negara dengan penduduk negara lain berdasarkan kesepakatan bersama.

3. Christianto (2013)

Mengungkapkan bahwa perdagangan internasional adalah suatu perdagangan yang terjadi antara 3 negara atau lebih.

4. Schmitthoff

Pengertian perdagangan internasional menurut Schmitthoff adalah seperangkat aturan yang mengatur hubunganyang bersifat perdata pada kegiatan komersial. Aturan tersebut mengatur transaksi antarnegara.

5. Rafiqul Islam

Menurutnya, perdagangan internasional adalah sesuatu yang menekankan pada hubungan erat perdagangan internasional dan hubungan keuangan

Teori Perdagangan Internasional

Teori perdagangan internasional merupakan teori yang menganalisis dasar-dasar terjadinya perdagangan internasional beserta keuntungan yang akan diperoleh.

Teori perdagangan internasional ini terbagi menjadi dua, yaitu teori klasik dan teori modern.

1. Teori Klasik

Merupakan teori yang berlandaskan kekayaan akibat dari kepemilikan sumber daya yang dimiliki atau bisa juga dihitung dari jumlah impor yang lebih sedikit dari ekspor.
  • Teori keunggulan absolut
  • Teori keunggulan komparatif
  • Teori merkantilisme
  • Teori leontief pardox
  • Teori Permintaan timbal balik

2. Teori Modern

Merupakan teori yang selalu mengikuti perkembangan zaman. Teori ini memasukkan beberapa faktor lain seperti loyalitas merk dan pelanggan, kualitas, teknologi ke dalam pemahaman arus perdagangan. 
  • Teori kesamaan negara
  • Teori biaya oportunitas
  • Teori Heckser-Ohlin
  • Teori keunggulan kompetitif Nasional
  • Teori siklus hidup produk
  • Teori harga faktor produksi
  • Teori ribczynski

Perbedaan Teori Perdagangan Klasik dan Teori Perdagangan Modern

Setelah mengetahui berbagai macam teori klasik dan teori modern, apakah kamu mengetahui perbedaan diantara keduanya?

Secara sederhana perbedaannya adalah teori klasik bersifat statis sedangkan teori modern menjelaskan perubahan pola dari waktu ke waktu

Manfaat Perdagangan Internasional

Aktivitas perdagangan antarnegara dapat membuat hubungan yang baik dan bisa memberi manfaat untuk negara tersebut.

Ada beberapa manfaat dari perdagangan internasional, yaitu:
  1. Mendapatkan keuntungan dari spesialisasi
  2. Mendapatkan barang yang tidak bisa diproduksi di negara sendiri
  3. Memperluas cakupan pasar dan menambah laba
  4. Transfer teknologi modern
  5. Mendorong aktivitas produksi secara maksimal
  6. Membuka dan memperluas lapangan kerja
  7. Meningkatkan kesejahteraan

Ciri-ciri Perdagangan Internasional

Kegiatan perdagangan internasional secara sederhana memang sama dengan perdagangan pada umumnya. Tetapi dalam perdagangan internasional mempunyai ciri-ciri khusus yang membedakannya dengan perdagangan biasa.

Berikut adalah ciri-ciri perdagangan internasional:
  1. Produsen dan konsumen tidak dalam satu negara
  2. Alat pembayaran menggunakan berbagai mata uang yang telah disepakati (umumnya US Dollar)
  3. Menggunakan peraturan internasional
  4. Ongkos distribusi yang relatif mahal
  5. Prosedur lebih kompleks

Jenis Perdagangan Internasional

1. Ekspor dan Impor

Ekspor merupakan kegiatan mengeluarkan produk dari dalam negeri ke luar negeri. Sedangkan Impor adalah memasukkan barang dari luar negeri ke dalam negeri.

Aktivitas ekspor dan impor ini merupakan bentuk kerjasama antarnegara sekaligus menjadi bentuk komunikasi yang baik untuk menjaga hubungan.

2. Barter

Istilah barter atau pertukaran barang dengan barang tidak hanya dalam skala kecil perorangan saja. Tetapi barter juga bisa dilakukan oleh negara.

Indonesia pernah melakukan barter dengan negara Thailand.

Pada saat itu pemerintah Indonesia dan pemerintah Thailand saling bertukar komoditas unggulan. Indonesia menawarkan ikan dan Thailand menawarkan beras.

3. Konsinyasi

Merupakan aktivitas dalam kegiatan perdagangan internasional dimana negara yang membuat produk menitipkan produknya ke negara yang dituju.

Penitipan ini dapat berupa lelang. Sehingga produsen bisa mendapatkan laba yang banyak.

4. Border crossing

Jenis yang terakhir ini merupakan kebijakan negara yang berbatasan untuk memberikan izin terbatas dalam perdagangan. Misalnya Indonesia dengan Malaysia.

Border crossing terbagi menjadi 2, yaitu:
  1. Batasan lintas laut
  2. Batasan lintas darat

Faktor Pendorong Perdagangan Internasional

Setelah membahas berbagai materi diatas, ternyata perdagangan internasional dapat terjadi oleh berbagai dibawah ini:
  1. Perbedaan sumber daya alam
  2. Perbedaan selera
  3. Perbedaan iklim
  4. Perluasan target pasar
  5. Perasaan saling membutuhkan 
  6. Pemahaman tentang ilmu pengetahuan dan teknologi
  7. Hubungan diplomatik
  8. Era globalisasi

Faktor Penghambat Perdagangan Internasional

Meskipun perdagangan internasional sudah berjalan sangat lama dan ada banyak sekali faktor pendorongnya. Namun, hambatan dalam perdagangan internasional tetap ada.

Berikut adalah faktor penghambat dalam perdagangan internasional:
  1. Perbedaan Mata uang
  2. Keamanan negara
  3. Kebijakan suatu negara
  4. Kurs mata uang yang tidak stabil
  5. Peraturan anti dumping
  6. Terjadi perang
  7. Tingkat kesejahteraan suatu negara menurun
  8. Sumber daya yang rendah

Bentuk Perdagangan Internasional

1. Bilateral

Perdagangan internasional bilateral merupakan perdagangan yang dilakukan oleh dua negara.

Contoh:
  • Indonesia - Jepang (Indonesia Japan Economic Partnership Agreement - IJEPA)
  • Indonesia - Korea (Indonesia Comprehensive Economic Partnership Agreement - IKCEPA)
  • Indonesia - Australia (Indonesia Australia Comprehensive Economic Partnership Agreement - IACEPA)

2. Regional

Perdagangan internasional regional merupakan perdagangan yang dilakukan oleh negara dikawasan tertentu.

Contoh:
  • Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC)
  • ASEAN Framework Agreement on Service (AFAS)
  • Asean-China Free Trade Agreement (ACFTA)

3. Mutilateral

Perdagangan internasional multilateral adalah perdagangan yang dilakukan oleh lebih dari 2 negara yang tidak terikat oleh kawasan tertentu.

Contoh:
  • World Trade Organization (WTO)
  • International Monetary Fund (IMF)
  • Economic and Social Council (ECOSOC)

Dampak Perdagangan Internasional

Menurut Case (1996), perdagangan internasional mempunyai dampak positif dan negatif terhadap perekonomian suatu negara.

Dampak positif perdagangan internasional

  • Mendorong pemerataan pendapatan masyarakat, pertumbuhan ekonomi dan stabilitas nasional
  • Mempererat hubungan antarnegara
  • Memperluas lapangan pekerjaan
  • Kebutuhan negara bisa terpenuhi
  • Mendorong kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi
  • Menambah devisa negara

Dampak negatif perdagangan internasional

  • Terjadi persaingan yang tidak sehat
  • Jika tidak bisa bersaing, perekonomian negara akan semakin rendah
  • Muncul ketergantungan terhadap negara lin
  • Barang impor yang lebih murah akan membuat produk dalam negeri susah bersaing

Semoga bermanfaat!
Related Posts

Related Posts

Posting Komentar