aaWnxJmZI5JY8FKCUvVg7FjFvZvkz69jLNXN7cby

Data Hasil Penginderaan Jauh atau Inderaja

Data Hasil Penginderaan Jauh atau Inderaja

Pada artikel kemarin telah membahas pengertian dan komponen penginderaan jauh. Kemudian dilanjut, artikel kali ini akan membahas tentang data hasil dari penginderaan jauh.

Berdasarkan hasil, penginderaan jauh terdiri atas citra foto dan citra nonfoto.

A. Citra Foto

Menurut pengertiannya, citra foto adalah foto udara yang diperoleh dari rekaman atau liputan sensor kamera yang dipasang pada badan pesawar terbang yang bekerja pada spektrum tampak.

Berikut ini jenis-jenis citra foto sebagai berikut.

1. Berdasarkan Spektrum Elektromagnetik
  • Foto ultraviolet.
  • Foto pankromatik hitam putih.
  • Foto pankromatik berwarna.
  • Foto inframerah hitam putih.
  • Foto inframerah berwarna.
  • Foto multispektral.

2. Berdasarkan Sumbu Kamera
  • Foto udara vertikal.
  • Foto udara condong.
  • Foto udara sangat condong.

3. Sudut Lipatan Kamera
  • Sudut kecil jika sudut lipatan kurang dari 60 derajat.
  • Sudut normal jika sudut lipatan antara 60 - 75 derajat.
  • Sudut lebar jika sucut lipatan antara 75 - 100 derajat.
  • Sudut sangat lebar jika sudut lipatan lebih dari 100 derajat.

4. Jenis Kamera
  • Foto tunggal yaitu foto yang dibuat dengan kamera tunggal, satu lebar foto untuk satu daerah lipatan.
  • Foto jamak yaitu beberapa foto yang dibuat dengan beberapa kamera pada daerah liputan yang sama dan waktu sama.

5. Jenis Wahana
  • Foto udara adalah foto yang dibuat menggunakan wahana pesawat atau balon (sonde).
  • Foto udara satelit atau orbital adalah foto yang dibuat menggunakan wahana satelit.

6. Warna 
  • Foto warna semu (false color) pada foto warna semu atau foto inframerah berwarna, warna objek tidak sama seperti warna objek yang sesungguhnya.
  • Foto warna asli, warna objek pada foto udara akan sama seperti warna objek sesungguhnya.

B. Citra Nonfoto

Pengertian citra nonfoto adalah gambaran yang dihasilkan oleh sensor bukan kamera. Citra foto diperoleh dari hasil penyiaman.

Penyiam citra dipasang pada wahana yang beroperasi di udara atau luar angkasa dan bekerja hingga ke gelombang mikro.

Baca Juga: Faktor Pendorong dan Penghambat Kelahiran

Berdasarkan spektrum elektromagnetiknya, citra dibedakan menjadi tiga, yaitu :

1. Citra inframerah thermal, merupakan citra yang dibuat dengan spectrum inframerah thermal. Pada spektrum ini penginderaan berdasarkan atas beda suhu obyek dan daya pancarnya pada citra tercermin dengan beda rona atau beda warnanya.

2. Citra RADAR, merupakan hasil penginderaan dengan sistem aktif yaitu dengan sumber tenaga buatan. Citra ini dihasilkan dari sistem inderaja aktif menggunakan gelombang microwave yang dipancarkan sensor untuk mengirim dan menerima sinyal.

Lalu, sensor microwave akan memancarkan sinyal dalam bentuk polarisasi yang akan menghasilkan suatu citra atau gambar.

3. Citra gelombang mikro, merupakan sistem penginderaan jauh segala cuaca. Penginderaan jauh dengan gelombang mikro ini tidak terpengaruh oleh cuaca.

Selain berdasarkan spektrum elektromagnetiknya, citra nonfoto juga dapat dibedakan berdasarkan sarana yang digunakan, yaitu :

1. Citra satelit, merupakan citra yang dibuat dari antariksa atau angkasa luar, melalui satelit.

2. Citra dirgantara, merupakan citra yang dibuat dengan wahana yang beroperasi di udara (dirgantara).

Semoga Bermanfaat!
DONASI VIA SAWERIA Bantu berikan donasi jika artikelnya dirasa bermanfaat. Donasi akan digunakan untuk memperbaharui blog mingseli.id agar lebih baik. Terima kasih.
Related Posts

Related Posts

Posting Komentar