aaWnxJmZI5JY8FKCUvVg7FjFvZvkz69jLNXN7cby

4 Cara Mengatasi Pengangguran Siklis

Cara Mengatasi Pengangguran Siklis, Pengangguran Siklis

Pengangguran atau tunakarya memang masih menjadi masalah yang nyata diberbagai negara dunia, termasuk di Indonesia.

Banyaknya pengangguran di sebuah negara juga dapat menjadi pemicu tindak kriminal yang bisa meresahkan warga. Misalnya, mencuri, copet dan lain sebagainya.

Sebelum memulai lebih lanjut, kamu bisa membaca artikel tentang pengertian pengangguran menurut para ahli terlebih dahulu supaya bisa lebih mudah memahami isi dari artikel ini.

Menurut Sukirno, pengangguran adalah jumlah orang yang telah masuk dalam tenaga kerja dalam suatu perekoniman dan secara aktif mencari pekerjaan tetapi belum mendapatkannya.

Pengangguran siklis adalah salah satu dari jenis pengangguran yang ada.

Penyebab pengangguran siklis karena fluktuasi ekonomi atau siklus bisnis. Misalnya resesi ekonomi.

Masa pendemi sekarang ini menjadi salah satu penyebab pengangguran siklis. Banyak perusahaan yang merumahkan karyawan dan melakukan pemutusan hubungan kerja untuk efisiensi.

Hal tersebut terjadi ketika permintaan dan penawaran tidak seimbang.

Permintaan sangat menurun sehingga perusahaan harus mengurangi produksi.

Untuk mengatasi pengangguran sikliks peran pemerintah sangat diperlukan guna menunjang terciptanya kestabilan ekonomi dan berkurangnya jumlah pengangguran.

Berikut adalah beberapa cara untuk mengatasi pengangguran siklis:

1. Pembukaan lowongan kerja baru
Membuka lowongan kerja sebanyak-banyak akan membuat orang yang menganggur bisa mendapatkan pekerjaan. Perlu kerjasama yang baik antara masyarakat dan pemerintah.

Selain itu, masyarakat juga bisa melakukan usaha mandiri dengan melakukan inovasi terhadap produk agar menarik minat beri konsumen.

2. Meningkatan daya beli
Seperti yang kita ketahui bahwa penyebab pengangguran siklis adalah menurunnya daya beli masyarakat.

Oleh karena itu, peningkatan daya beli secara perlahan akan membantu perekonomian kembali stabil. Mulai dengan sedikit-sedikit saja, ajak orang lain membeli produk teman sendiri agar semua lapisan masyarakat bisa bertahan.

3. Menerima karyawan secukupnya
Perekrutan karyawan yang terlalu banyak membuat resiko PHK juga semakin besar. Untuk itu perusahaan perlu mengontrol jumlah karyawan saat seleksi kerja.

Sehingga jumlah karyawan yang terkena PHK saat terjadi pengangguran siklis tidak terlalu banyak.

4. Mengasah keahlian
Salah satu hal yang dibutuhkan dalam dunia pekerjaan adalah keterampilan, dengan keterampilan kita bisa melakukan banyak hal dan mempunyai posisi yang kuat di dalam perusahaan.

Saat terjadi masalah ekonomi perusahaan tidak akan memutuskan karena kita mempunyai peran yang yang cukup penting bagi perushaan.

Keterampilan yang baik juga akan membuat kita bisa melawati masa-masa sulit ekonomi.

Semoga bermanfaat!
Related Posts

Related Posts