aaWnxJmZI5JY8FKCUvVg7FjFvZvkz69jLNXN7cby

Ludruk: Pengertian, Fungsi dan Ciri-ciri


Indonesia merupakan negara yang dianugrahi oleh Tuhan dengan kekayaan budaya yang luar biasanya. Dari yang sudah terkenal oleh masyarakat dunia sampai kebudayaan yang hanya diperagakn didaerah asal, semuanya memiliki ciri khas yang unik.

Sebagai generasi muda yang mau tidak mau harus melanjutkan perjuangan bangsa ini, kita harus selalu berusaha melestarikan budaya nenek moyang negeri ini. Minimal dengan mengetahui.

Pada artikel kali ini akan dibahas mengenai pengertian ludruk, fungsi ludruk dan ciri-ciri ludruk.

Mungkin kata ludruk tidak familiar di telinga teman-teman semua.

Oke, langsung saja.

Pengertian Ludruk


Menurut Wikipedia, Ludruk merupakan sebuah kesenian berupa drama tradisional yang berasal dari Jawa Timur.

Ludruk adalah drama tradisional yang diperagakan oleh kelompok kesenian yang diselenggarakan di panggung dengan mengambil cerita tentang kehidupan rakyat sehari-hari, cerita perjuangan dan juga terdapat selingan lawakan yang diperagakan oleh tokoh dengan iringan gamelan sebagai musik.

Secara etimologis, kata ludruk berasal dari kata molo-molo dan gedrak-gedruk.

Molo-molo merupakan kondisi mulut penuh tembakau sugi yang hendak dimuntahkan dan keluarlah kata-kata yang membawakan kidung dan dialog.

Sedangkan, gedrak-gedruk adalah kondisi kaki yang menghentak-hentak kebawah pada saat menari di pentas.

Menurut salah satu tokoh ludruk, Cak Markaban mengatakan bahwa ludruk berasal dari kata gela-gelo dan gedrak-gedruk.

Gela-gelo adalah menggeleng-gelengkan kepala dan gedrak-gedruk adalah menghentakkan kaki.

Hal yang menarik dari ludruk ini adalah tidak perlu susah-susah dalam memahami alur cerita dan bahasa yang digunakan. Karena bahasa yang digunakan cukup lugas dan mudah diterima oleh masyarakat luas.

Biasanya permulaan pada pentas ludruk diawali dengan Tari Remo dan diselingi dengan pementasa seorang tokoh yang memerankan Pak Sakera yang merupakan tokoh jagoan Madura.

Fungsi ludruk

Suatu hal pasti mempunyai fungsi yang mendasari kegiatan tersebut, tidak terkecuali pertunjukan ludruk ini.

Fungsi ludruk adalah sebagai berikut:

  1. Sarana hiburan masyarakat
  2. Untuk mengungkapkan kondisi atau realita masyarakat terkini
  3. Untuk mengungkap kritikan terhadap pemerintahan

Ciri-ciri ludruk

Ciri-ciri ludruk adalah sebagai berikut:
  1. Mempunyai konvensi (pakem)
  2. Dilakukan dengan improvisasi, tanpa persiapan naskah
  3. Mempunyai lagi khas, yaitu kidungan jula-juli
  4. Terdapat tokoh atau pemeran wanita yang diperankan oleh pria
  5. Diiringi masuk gamelan berlaras slendro dan pelog
  6. Pertunjukkan diawali dengan Tari Ngremo
  7. Ada adegan Bedayan
  8. Ada adegan lawakan
  9. Ada parodi
  10. Ada kidungan
  11. Pertunjukan diambil dari cerita rakyat, sejarah dan ekspresi kehidupan sehari-hari
  12. Menggunakan bahasa Jawa atau Madura
  13. Menggunakan tata bahasa sehari-hari
  14. Tampilan dikemas secara sederhana dan akrab dengan penonton
Semoga bermanfaat!
Related Posts

Related Posts