aaWnxJmZI5JY8FKCUvVg7FjFvZvkz69jLNXN7cby

Organisasi Pergerakan Nasional: Partai Komunis Indonesia (PKI)

Organisasi Pergerakan Nasional: Partai Komunis Indonesia (PKI)

Pergerakan nasional merupakan sebuah istilah untuk fase historis Indonesia dalam mencapai kemerdekaan.

Masa pergerakan nasional merupakan suatu anugrah, karna pada era ini mulai lahirnya kesadaran kebangsaan yang di tandai bersama munculnya organisasi-organisasi pergerakan.

Organisasi-organisasi yang muncul pada era pergerakan nasional antara lain ada Partai Komunis Indonesia (PKI). 

Berikut ini penjelasan mengenai Partai Komunis Indonesia (PKI). 

Latar Belakang dan Pembentukan

Ideologi marxisme masuk ke Indonesia dibawa oleh H.J.F.M Sneevliet. Pada tahun 1914, Sneevliet bersama J.A. Brandsteder, H.W. Dekker, dan Bergsma mendirikan organisasi yang bernama Indische Sociaal Democratische Vereeniging (ISDV) di Semarang.

Dalam membangun basis massa, Sneevliet mencoba membawa ISDV bersekutu dengan gerakan yang lebih besar dan dapat bertindak sebagai jembatan kepada rakyat Indonesia.

ISDV kemudian menginfiltrasi Sarekat Islam karena SI memiliki basis massa yang cukup besar. Selanjutnya, Sneevliet berhasil mempengaruhi beberapa pemimpin muda Sarekat Islam seperti Darsono dan Semaun.

Dalam perkembangannya, Semaun dan Darsono membentuk SI Merah yang berafiliasi dengan ISDV. Pada tahun 1918 ISDV berubah nama menjadi Sociaal Democratische Arbieders Partij (SDAP) atau Partai Buruh Sosial Demokrat.

Pada tanggal 20 Mei 1920 SDAP berubah nama menjadi Partai Komunis Hindia. Selanjutnya, Kongres Partai Komunis Hindia pada bulan Desember 1920 menyepakati perubahan nama partai menjadi Partai Komunis Indonesia (PKI).

Perlawanan

Pada awalnya PKI tidak mendapat banyak dukungan rakyat. Untuk mendapatkan dukungan rakyat, PKI melakukan propaganda secara besar-besaran dan mendekati kaum buruh yang menderita sebagai akibat dari depresi ekonomi.

PKI juga mendorong gerakan-gerakan yang bersifat radikal terhadap pemerintah kolonial Belanda.

Salah satu gerakan tersebut adalah pemberontakan PKI pada tanggal 13 November 1926 di Jakarta. Pemberontakan tersebut dipimpin oleh Alimin, Musso, Sardjono, Budi Sutjitro, dan Sugono.

Akhir Perlawanan

Pemberontakan tersebut tidak berlangsung lama karena dalam waktu satu minggu pemerintah kolonial Belanda berhasil menumpasnya.

Akibat pemberontakan, puluhan ribu simpatisan PKI ditangkap dan diasingkan ke beberapa daerah. Pemerintah kolonial Belanda juga menetapkan PKI sebagai organisasi terlarang di seluruh Indonesia.


Semoga Bermanfaat!

Related Posts

Related Posts

Posting Komentar