aaWnxJmZI5JY8FKCUvVg7FjFvZvkz69jLNXN7cby

Ekonomi : Kebutuhan, Kelangkaan, Biaya Peluang, Masalah Ekonomi dan Sistem Ekonomi

Ekonomi : Kebutuhan, Kelangkaan, Biaya Peluang, Masalah Ekonomi dan Sistem Ekonomi

Di dalam kehidupan kita dari masih dalam dalam kandungan sampai dewasa ini tidak pernah terlepas dari ilmu yang namanya ekonomi.

Ekonomi mengambil peran penting dalam menjalankan roda kehidupan di dunia. Semua aktivitas produksi, distribusi dan konsumsi merupakan bagian dari ilmu ekonomi.

Didalam ekonomi ada yang namanya kebutuhan, kelangkaan, biaya peluang, masalah, ekonomi dan sistem ekonomi

Langsung saja ke pembahasan....

1. Kebutuhan

Berbicara kebutuhan merupakan hal yang mustahil ditiadakan dari kehidupan. Mulai dari kebutuhan makan, minum sampai rumah tinggal. Jangan lupa baju yang kamu pakai juga termasuk kebutuhan lho.

Tetapi...

Dalam ekonomi ada penggolongan mengenai kebutuhan ini.

Kebutuhan masing-masing orang tentu berbeda.

Pertama, Kebutuhan menurut intensitasnya. Dibedakan menjadi 3. primer. sekunder, tersier.

Kebutuhan primer atau pokok adalah kebutuhan yang sifatnya wajib dipenuhi seperti sandang, pangan dan papan.

Kebutuhan sekunder adalah kebutuhan yang dapat terpenuhi apabila kebutuhan primer sudah terpenuhi. Seperti pendidikan dan liburan.

Kebutuhan tersier adalah kebutuhan yang dapat terpenuhi apabila kebutuhan primer dan tersier sudah terpenuhi. Contoh, mobil, motor dan komputer.

Kedua, Kebutuhan menurut sifatnya. Dibedakan menjadi 2.

Kebutuhan jasmani dan kebutuhan rohani.

Kebutuhan jasmani berkaitan dengan aktivitas fisik seperti olahraga.

sedangkan, kebutuhan rohani berhubungan dengan kejiwaan seseorang seperti perasaan bahagia, sedih dan gembira.

Ketiga, Kebutuhan menurut waktu penggunaanya. Dibagi menjadi 2. Kebutuhan sekarang dan kebutuhan mendatang.

Kebutuhan sekarang adalah kebutuhan yang sesegera mungkin harus dipenuhi dan apabila tidak dipenuhi akan berdampak buruk bagi kehidupan. contoh, makan, pakaian dan obat

Kebutuhan mendatang adalah kebutuhan yang bisa disebut jangka panjang. Seperti, menabung dan investasi.

Keempat, Kebutuhan menurut konsumennya. Dibagi menjadi 2.

Kebutuhan perseorangan dan kebutuhan masyarakat

Kebutuhan perseorangan berhubungan langsung dengan kebutuhan individu. Contoh, pakaian yang digunakan pilot tentu berbeda dengan tukang becak yang menggunakan pakaian santai.

Kebutuhan masyarakat adalah kebutuhan yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat luas. Seperti, puskesmas dan listrik

2. Kelangkaan

Kelangkaan terjadi ketika kebutuhan manusia yang tidak terbatas dihadapkan pada alat pemenuh kebutuhan manusia yang terbatas.

Kelangkaan ekonomi meliputi kelangkaan sumber daya alam, kelangkaan sumber daya manusia, kelangkaan sumber daya modal dan kelangkaan sumber daya kewirausahaan.

Hal yang perlu diingat adalah kelangkaan dalam kehidupan tidak dapat di musnahkan.

Lalu?...

Bagaimana cara mengatasi kelangkaan?

Setidaknya ada tujuh poin yang dapat digunakan

a. Menentukan prioritas pemanfaat sumber daya alam sehingga masyarakat dapat menikmatinya.
b. Turut serta menjaga lingkungan agar lestari.
c. Hemat dalam menggunakan sumber daya.
d. Mencari sumber daya baru yang jauh lebih efektif dan efisien.
e. Selektif dalam memanfaatkan sumber daya ekonomi dengan mempertimbangkan aspek lestari agar anak cucu kita tidak hanya mendengar cerita.
f. Meningkatkan kemampuan sumber daya manusia dalam penggunaan teknologi.
g. Menggunakan prinsip Reduce, Reuse, Recycle.

Tujuh poin tersebut dapat kita terapkan minimal untuk diri kita sendiri. Tidak harus melakukan semuanya. Satu per satu.

3. Biaya Peluang

*** Biaya Sesungguhnya = Biaya Implisit + Biaya Eksplisit ***

Biaya implisit atau Ongkos alternatif adalah sejumlah pendapatam atau barang yang harus dikorbankan supaya sejumlah barang yang lain dapat diproduksi.

Jadi, ongkos alternatif sejumlah barang X adalah sejumlah barang Y yang harus dikorbankan agar sejumlah barang X dapat diproduksi.

Selanjutnya...

Ada biaya eksplisit, yaitu biaya yang dikeluarkan suatu perusahaan untuk membayar biaya faktor produksi. Misalnya, biaya tenaga kerja, biaya sewa, biaya listrik dan air, biaya administrasi, biaya bahan baku dan biaya penjualan.

Biaya sesungguhnya merupakan biaya yang dikeluarkan perusahaan dan biaya yang tidak mengharuskan perusahaan untuk membayar biaya faktor produksi. Sehingga biaya sesungguhnya merupakan penjumlahan antara biaya implisit dan biaya eksplisit.


*** Keuntungan Akuntansi = Pendapatan Total - Biaya Total ***

Keuntungan Akuntansi (Accounting Profit) merupakan selisih dari pendapatan perusahaan dengan seluruh biaya yang dikeluarakan.

Pendapatan perusahaan atau pendatapan total adalah jumlah yang diterima perusahaan sebagai hasil dari penjualan.

Sedangkan, Biaya total adalah biaya usaha dan biaya diluar usaha yang merupakan biaya eksplisit.


*** Keuntungan Ekonomi = Pendapatan Total - Biaya Sesungguhnya *** atau

*** Keuntungan Ekonomi = Keuntungan Akuntansi - Biaya Implisit ***

Keuntungan Ekonomi (Economic Profit) merupakan selisih antara pendapatan total dengan biaya sesungguhnya.

Pendapatan total mencakup pendapatan usaha dan pendapatan luar usaha.

Biaya sesungguhnya mencakup biaya implisit dan biaya eksplisit.

4. Masalah Pokok Ekonomi

Masalah pokok ekonomi disebabkan oleh kebutuhan manusia yang terbatas dihadapkan kepada alat pemenuh kebutuhan manusia yang terbatas.

Inti dari masalah ekonomi adalah


  1. Secara umum, kebutuhan lebih besar daripada alat pemenuh kebutuhan.
  2. Secara klasik, masalah ekonomi meliputi : Masalah produksi, distribusi dan konsumsi
  3. Secara modern, masalah ekonomi meliputi : What, How, For Whom.
What (barang apa yang akan diproduksi dan berapa banyak)
How (bagaimana cara memproduksi suatu barang)
For Whom (untuk siapa barang-barang tersebut diproduksi)



5. Sistem Ekonomi

Sistem ekonomi adalah sistem yang digunakan suatu negara untuk mengalokasikan sumber daya yang dimilikinya baik kepada individu maupun organisasi di negara tersebut. Perbedaan yang paling mendasar antara sebuah sistem ekonomi dengan sistem ekonomi lainnya ialah bagaimana cara sistem itu mengatur faktor produksinya

Ada 4 sistem ekonomi yang akan kami bahas disini.

a. Sistem Ekonomi Tradisional

Sistem ekonomi tradisional ini terdapat pada masyarakat yang belum mengenal pembagian kerja. Cara mereka mendapatkan suatu barang yang diinginkan dengan melakukan barter.

Dengan sistem barter dapat dipastikan mereka juga belum mengenal sistem mata uang.

Produksi, distribusi dan konsumsi terbentuk karena adanya tradisi dan hanya untuk memenuhi kebutuhan sendiri.

Tetapi, di zaman yang lebih modern seperti sekarang keberadaan sistem ekonomi tradisional tersebut sudah jarang.


b. Sistem Ekonomi Sosialis

Sistem ekonomi sosialis dapat disebut juga sistem ekonomi terpusat atau komando.

Sistem ekonomi ini menerapkan kebijakan dimana seluruh kegiatan perekonomian diatur oleh pemerintah pusat sedangkan masyarakat hanya menjalan peraturan yang telah diterapkan.

Sistem ini bersifat memerintah, karena ada campur tangan pemerintah yang sangat besar dalam menggerakkan roda perekonomian negaranya.


c. Sistem Ekonomi Liberal

Sistem ekonomi liberal dapat disebut juga sistem ekonomi pasar atau bebas.

Sistem ekonomi ini memberi kebebasan kepada individu atau masyarakat dalam menggerakkan perekonomian.

Peran pemerintah sangat terbatas.


d. Sistem Ekonomi Campuran

Sistem ekonomi campuran menggabungkan antara sistem ekonomi sosialis dan sistem ekonomi liberal.

Sistem ini menggambil garis tengah antara kebebasan dan pengendalian.

Dari keempat sistem ekonomi tersebut terdapat ciri-ciri yang menjadikan berbeda dengan sistem ekonomi lain. Terdapat juga kelebihan dan kekurangan pada masing-masing sistem ekonomi.

Itulah pembahasan mengenai kebutuhan ekonomi, kelangkaan ekonomi, biaya peluang ekonomi, masalah ekonomi dan sistem ekonomi.

Semoga dapat memberi manfaat bagi kita semua!

Related Posts

Related Posts

Posting Komentar