aaWnxJmZI5JY8FKCUvVg7FjFvZvkz69jLNXN7cby

3 Sumber Data Kependudukan

Sensus Penduduk, Data Penduduk, Survei Penduduk, Registrasi Penduduk
Penduduk merupakan salah satu sistem yang membentuk berdirinya suatu negara. Tanpa penduduk suatu negara tidak akan bisa berdiri karena tidak berpenghuni.

Salah satu data yang paling penting dalam kependudukan adalah jumlah penduduk. Jumlah penduduk memberi gambaran tentang berapa jumlah individu yang tinggal di suatu wilayah tertentu.


Kemudian, bagaimana cara pemerintah mendata seluruh penduduk yang jumlahnya sangat banyak seperti di Indonesia ini.

Ada 3 cara untuk menghitung jumlah penduduk.

1. Registrasi Penduduk

Registrasi penduduk merupakan strategi yang dilakukan dengan mendata peristiwa sehari-hari misalnya, kematian, kelahiran, perkawinan, perceraian dan migrasi. Sehingga yang bertugas mengumpulkan data adalah masyarakat atau warga itu sendiri. Masyarakat bisa menyetorkan data ke dinas setempat.

2. Survei Penduduk

Survei penduduk adalah strategi yang digunakan untuk mengetahui kondisi di suatu wilayah tertentu dengan mengambil beberapa sampel untuk dijadikan kajian survei. Hasil dari survei tersebut bisa menggambarkan semua penduduk. Pemilihan sampel juga tidak boleh sembarangan agar hasilnya tidak mengecewakan.

3. Sensus Penduduk

Sensus penduduk sudah tidak asing lagi ditelinga kita. Acara yang setiap 10 tahun sekali diadakan ini memang bertujuan untuk mengetahui berapa jumlah penduduk Indonesia.

Sensus dilakukan dengan proses pencatatan, penghitungan dan publikasi data demografis.

Ada 2 metode sensus penduduk:
a. Sensus de jure
Metode ini mencacah semua orang yang benar-benar tercatat bertempat tinggal di suatu wilayah, dibuktikan dengan kepemilikan KTP (Kartu Tanda Penduduk). Keuntungan dari metode ini adalah mengetahui pasti berapa jumlah penduduk tanpa terpengaruh penduduk yang keluar masuk.
b. Sensus de facto
Metode ini dilakukan dengan mencacah semua orang yang ditemui oleh petugas. Sehingga hasil yang pasti lebih sulit didapatkan karena terpengaruh oleh masyarakat yang keluar masuk.

Berdasarkan cara pengisian formulir pada saat sensus penduduk terbagi menjadi 2, yaitu:
1. Householder
Metode householder adalah pengisian formulir dilakukan oleh penduduk. Sehingga petugas hanya memberikan formulir pengisian saja. Tetapi ada kalanya penduduk yang bingung tentang bagaimana cara pengisian formulir.
2. Canvasser
Motode canvasser adalah pengisian yang dilakukan oleh petugas dengan cara mendatangi rumah satu per satu untuk dicatat data kependudukan. Metode ini lebih akurat tetapi memakan waktu yang relatif lebih lama.


7 Manfaat sensus penduduk menurut Bintarto dan Wardiyatmoko adalah sebagai berikut:
1. Mengetahui jumlah penduduk yang ada di suatau wilayah
2. Merencanakan pembangunan di bidang kependudukan
3. Mengetahui keadaan suatu penduduk yang berpendah
4. Mengetahui pertumbuhan penduduk
5. Mengetahui jumlah penduduk berdasarkan jenis kelamin, umur dan banyaknya kesempatan kerja
6. Mengatahui persebaran penduduk, daerah yang padat dan daerah yang masih jarang penduduknya
7. Mengetahui susunan penduduk menurut mata pencaharian supaya diketahui struktur perekonomiannya

Semoga bermanfaat!
DONASI VIA SAWERIA Bantu berikan donasi jika artikelnya dirasa bermanfaat. Donasi akan digunakan untuk memperbaharui blog mingseli.id agar lebih baik. Terima kasih.
Related Posts

Related Posts