aaWnxJmZI5JY8FKCUvVg7FjFvZvkz69jLNXN7cby

3 Contoh Liabilitas Kontinjenis dalam Perusahaan

Contoh Liabilitas Kontinjenis dalam Perusahaan

Liabilitas merupakan salah satu hal yang utama dan biasa dipakai untuk mengembangkan berbagai bentuk usaha dengan karkulasi perhitungan jangka pendek ataupun jangka panjang.

Ada berbagai jenis liabilitas salah satunya yaitu liabilitas kontinjenis. Apa sih liabilitas kontinjenis itu?

Liabilitas kontinjenis yaitu rangkaian kewajiban wajib dilakukan oleh suatu perusahaan dalam pencatatan keuangan untuk memperlihatkan kendali atas entisitas, sehingga perusahaan dapat diukur perbandingannya dari masa ke masa.

Berikut ini beberapa contoh liabilitas kontinjenis yang dapat ditemukan dalam suatu perusahaan.

Etika profesi akuntan

Adanya kewajiban atas peristiwa yang tidak terduga terjadi oleh perusahaan, merupakan kondisi yang bisa kapan saja terjadi tergantung pada kondisi perusahaan pada periode tertentu.

Hal tersebut seperti halnya akuntan perusahaan yang melanggar etika profesi akuntan, maka harus menanggung resiko yang harus dibayar.

Sanksi yang diberikan tergantung pada kesepakatan yang sudah dibuat bersama perusahaan. Jika sanksi tersebut ditanggung perusahaan sepenuhnya, maka perusahaan harus menanggung beban utang atas kesalahan akuntan.

Tuntutan hukum

Hukum sangat melekat di dalam suatu perusahaan, tentunya suatu perusahaan tidak dapat berdiri tanpa adanya regulasi dari negara berdirinya suatu perusahaan.

Pada proses operasional perusahaan terkadang terjadi kesalahan dimata hukum. Adanya masalah hukum, tentu muncul disaat yang tidak terduga.

Peristiwa hukum yang tak terduga terkait dengan birokrasi yang ada di suatu negara. Aturan tersebut tidak bisa dihindari dari segala jenis usaha yang bergerak disegala bidang.

Garansi produk

Garansi merupakan salah satu jaminan yang diberikan perusahaan pada produk tertentu. Garansi produk termasuk salah satu biaya yang tidak terduga yang harus ditanggung oleh perusahaan. Biaya tersebut dikeluarkan jika ada klaim dari pelanggan.

Banyaknya jumlah klaim yang harus dibayar tentu tidak terduga, tergantung oleh konsumen. Hal tersbut tentunya sangat tergantung pada peristiwa yang terjadi pada masa yang akan datang.


Semoga Bermanfaat!

Related Posts

Related Posts

Posting Komentar